Cita-cita yang Bagus

Cita-cita yang bagus adalah seperti olahraga yang melelahkan, kamu jadi berolah tubuh karenanya dan merasakan manfaatnya.

(Mary Kay Ash)

Pada tanggal 7 sampai dengan 14 Agustus 2016, SMK N 1 Kutasari mengikuti Turnamen sepakbola wanita Wakil Bupati Purbalingga Cup tahun 2016 di Gelanggang Olah Raga (GOR) Goentoer Darjono. Setelah berjuang dan berlatih, akhirnya SMK N 1 Kutasari berhasil menjadi juara turnamen dengan skor 2-0 melawan SMAN Karangreja, sedangkan juara 3 diraih oleh SMKN Bojongsari dengan skor 1-0 atas SMAN 2 Purbalingga. Sebagai pemenang, kami mendapat piala bergilir Wakil Bupati Purbalingga Cup dan piagam serta uang pembinaan 7 juta rupiah.

Turnamen Sepak Bola Wanita (8)

Gambar diambil dari http://hallojateng.com/

Tim Sepak Bola Putri SMKKU

Tim Sepak Bola Putri SMKKU

Wakil Bupati Cup

Turnamen Sepak Bola Wanita

Turnamen Sepak Bola Wanita (3)

Turnamen wanita ini pertama kali digelar dan rencananya akan diselenggarakan rutin setiap tahun. Jadi, meski kami berhasil menjadi juara, kami tetap berlatih lebih giat dan mempersiapkan segala sesuatunya agar bisa tampil lebih prima pada turnamen tahun depan. Begitu kan Pak Andreas?!! Check this out! Oya, Pak Andreas yang tak lain adalah Sang Pelatih mengungkapkan bahwa ternyata para siswa yang tergabung dalam tim sepak bola memulai dari nol, from zero to hero. Maksudnya, awalnya mereka belum menguasai teknik bermain bola. Karena itulah banyak pihak yang tak menyangka SMK N 1 Kutasari keluar sebagai juara dan berhasil “menyingkirkan” sekolah-sekolah yang berada di pusat kota Purbalingga, seperti SMA N 1 Purbalingga, SMK N 1 Purbalingga, dan sebagainya. Secara, SMK N 1 Kutasari berada jauh dari pusat kota dan belum lama berdiri dibandingkan dengan sekolah lain.

Turnamen Sepak Bola Wanita (1)

supporter SMKKU Warrior

Turnamen Sepak Bola Wanita (2)

Kemenangan ini membuat saya teringat kisah seorang atlit Inggris bernama Roger Bannister. Ia berhasil memecahkan rekor lari sejauh satu mil dalam waktu 3 menit 59,4 detik. Sebelumnya, banyak atlit yang sudah berlatih puluhan tahun untuk memecahkan rekor tersebut, tapi tak ada yang berhasil. Banyak atlit dan para dokter yang menyatakan bahwa lari satu mil dalam waktu kurang dari 4 menit dapat mengakibatkan jantung pecah karena terlalu dipaksa.

Fakta membuktikan bahwa Roger mampu membantah pernyataan mereka. Melihat keberhasilan Roger, banyak orang menganggap itu adalah kebetulan. Orang-orang juga mengatakan Roger mampu memecahkan rekor itu karena ia adalah manusia super dan tak ada seorang pun yang mampu melakukannya lagi. Ternyata sebulan setelah itu, seorang atlit lari Australia berhasil mematahkan rekor Roger. Kemudian disusul oleh banyak pelari-pelari lain dan semakin hari semakin singkat waktu yang mereka butuhkan untuk menempuh jarak satu mil.

Apa yang meruntuhkan batasan waktu empat menit dalam lari satu mil tersebut? Apakah karena sepatu super canggih atau suplemen penambah kekuatan? Tentu saja bukan! Banyak orang berhasil menempuh lari satu mil dengan waktu yang semakin singkat karena mereka mengatur pola pikir dan latihan seperti Roger Bannister. Dalam hal ini, Roger muncul  sebagai model. Para ilmuan menyebut perilaku ini sebagai permodelan (modelling).

Gambar diambil dari www.quoteslike.com

Gambar diambil dari www.quoteslike.com

Ingin menjadi seperti apakah kita? Apa saja yang ingin kita gapai? Adakah seseorang yang sudah mencapai apa yang selama ini kita impikan. Temukan seseorang itu dan melangkahlah seperti perilaku mental dan fisiknya. Pelajari pendekatan dan motivasi mereka. Ini akan menghemat waktu dan tenaga dalam perjalanan menjemput impian. Siapa tahu kita juga bisa menjadi model bagi yang lain kan?

Modelling bisa kita ibaratkan dengan menyeberang sungai besar. Kita harus melewati sungai itu, tapi kita tak bisa berenang dan tidak ada jembatan. Pilihannya ada dua, berjalan memutar sehingga butuh waktu lebih lama, atau mencari perahu agar kita bisa sampai tujuan lebih cepat. Nah, dalam hal ini, Roger Bannister bisa kita ibaratkan sebagai perahunya.

Jadi, SMK N 1 Kutasari juga bisa menjadi perahu bagi sekolah-sekolah lain bukan? ^_^

Leave a comment

About the Author

I'am a proud wife, happy teacher, and a craftpreneur...welcome to my blog ^_^

Leave A Response