Padu Padan Jaket Kulit Sintetis dan Skinny Jeans

Kostum HKM

Bersama personel HKM #behindthescene

Malam Kamis tanggal 20 kemarin saya nginep di rumah Wiwi (Mrs.Vergy personel HKM), di Desa Pengalusan bareng sama temen-temen HKM @hkmpurbalingga. Ada acara apa memangnya? Ada event Festival Gunung Slamet di Desa Serang, tidak jauh dari Pengalusan. Dan HKM ditunjuk oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengiringi musisi legendaris Indonesia Soendari Soekotjo bersama putrinya Intan Soekotjo.

HKM Purbalingga
Karena hawa di Serang sangat dingin (18 derajat), maka saya mengenakan jaket kulit sintetis. Daleman ya? Saya pake kaos, tapi tidak terlihat dari luar, yang penting bisa buat anget-anget ya kan?
Jaket kulit ala ala ini couple-an sama suami loh! Kok bisa? Karena saya ngomel terus belum lama ini. Jangan salah paham ya moms, saya bukan meminta dibelikan jaket. Yang saya minta adalah Mas Canggih beli jaket untuk dirinya sendiri, jaket yang bagus. Bukan karena Mas Canggih nggak punya jaket, punya beberapa kok. Tapi ya itu…jaket mlembung yg modelnya nggak kekinian. Haaa…mlembung…. Maksudnya adalah jaket bahan kaos/parasit yang ukurannya kedodoran. Dan sumpah, jadi jelek banget kalo Mas Canggih pake. Saya rindu Mas Canggih pake jaket kulit hitam press body. Uuugh!
Setelah cari sana-sini (area Purbalingga aja) dan gak ada yang sreg menurut saya, maka Mas Canggih pun nyerah. Kemudian saya menyarankan cari ke Purwokerto, tapi Mas Canggih udah nggak ada waktu. Jadi, Mas Canggih minta dicarikan di online shop dan saya memilih @ene_jihan. Karena jaket saya sudah sobek sana sini (secara udah 5 tahun), maka saya minta custom couple-an.
Sepuluh hari berlalu, datanglah paketan di sekolah. Langsung saya buka dan saya pake (di kantor), sehingga rekan-rekan melihat dan berkomentar. Ada yang bilang “anak racing”, “anak motor”, “anak jalanan”, “anak langit”, “Reva” (nama tokoh sinetron remaja), bahkan ada yang bilang “tukang ojek”, hahaaa.
Kalo komentar yang cukup membangun itu dari Pak Hariyo, “Kalo pake jaket kulit, sepatunya juga harus menyesuaikan Bu, jangan yang terlalu feminim.” Berarti, tidak semua kostum serasi jika dipadankan dengan jaket ini begitu?

Jaket Kulit Sintetis
Karena itu, saya memakai bawahan skinny jeans dan sandal flat (harusnya sepatu kets putih) di acara Festival Gunung Slamet. Terkesan rebel ya? Apalagi dipadukan dengan topi kapten punya @dhe_classical warna hitam. Uhuuuii lah pokoke. Oya, abaikan kaos kakinya yah, saya kedinginan soalnyaaa #RestAreaKebunStrawberry.

Leave a comment

About the Author

I'am a proud wife, happy teacher, and a craftpreneur...welcome to my blog ^_^

Leave A Response