Kunjungan Industri SMK N 1 Kutasari ke Jakarta

kunjungan industri smk n 1 kutasari

Sebagai wali kelas XII, maka sudah menjadi tugas saya untuk mendampingi siswa melaksanakan kunjungan industri (KI) ke Jakarta. Ini yang kedua kalinya buat saya. Kok bisa? Meskipun tahun kemarin saya wali kelas XI, tapi panitia meminta saya untuk menggantikan salah seorang wali kelas XII yang berhalangan ikut. Yaa…saya tidak menolak atau pura2 menolak memang, dengan kata lain langsung saya iya-kan.
Kenapa saya tidak menolak? Karena saya kurang piknik…wkwkwkwk.

Awalnya mau berangkat sendiri naik motor ke sekolah, karena Mas Canggih belum pulang. Jadi, saya pamitan via WA. Eh, Mas Canggih bilang mau nganter. Kami pun meluncur ke sekolah dan tiba pukul 16.30 WIB dalam kondisi 5 bus sudah berjejer gagah di depan sekolah!

Sampe di kantor guru, Mas Canggih sempat ngobrol sama beberapa bapak guru, terus bantuin bawa tas saya ke bus. Sebelum masuk bus, saya pun pamitan sama Mas Canggih dan mencium tangannya.

Perjalanan dimulai.

Saya berada di bus 1 yg isinya anak-anak TKJ. Alkhamdulillah mereka saaangaaat menyenangkan. Saking senengnya, anak2 nyanyi bahkan joget di sepanjang perjalanan. Nggak ada yang sakit semacam pusing mual atau muntah? Ada, cuma beberapa saja dan nggak lebay. Bahkan ada juga kok laki2 yg muntah, tapi nggak ada yg tahu karena dia muntah di malam hari saat yang lain tertidur pulas. Usut punya usut dia memang merahasiakan dari teman-temannya karena malu. Semacam mencoreng martabatnya sebagai “preman” kelas mungkin. Yah begitulah hahaaa.

Memang bus lain gimana? Macem-macem sist. Ada yang kesurupan, ada yang pingsan, ada yang nangis terus minta pulang. Nggak heran kalo TL (Tour Leader) di bus 1 yang bernama “Mba Santi” sangat terkesan dengan anak2.

kunjungan industri smk n 1 kutasari

Kunjungan industri pertama hari Selasa tanggal 31 Oktober di PT. Indosat. Acara dimulai dengan berdiskusi dan tanya jawab sekitar satu jam di aula. Beberapa siswa pun bertanya, dan sebagian besar pertanyaan mereka adalah seputar apa saja syarat agar bisa menjadi karyawan Indosat, apakah lulusan SMK bisa mendaftar?

Saya sebagai guru kewirausahaan tentu merasa tersentuh, tapi tetap harus berpikir positif. Setelah lulus mereka memang perlu mencari pengalaman dan jaringan dengan bekerja di sebuah perusahaan besar. Kan bisa sambil mengumpulkan modal, ya kan? Baik modal materi maupun pengalaman. Nah, kalo suatu hari mereka harus berhenti kerja, maka mereka sudah punya bekal untuk melanjutkan hidup dengan berwirausaha. Amiin.

Selanjutnya, kami diajak masuk ke pabrik untuk melihat-lihat karyawan yang sedang bekerja. Ada seorang petugas yang menjelaskan apa yang sedang karyawan2 tersebut lakukan. Anak2 terlihat antusias bertanya. Sayang, karena kami dilarang mengambil gambar, maka saya tidak bisa mendokumentasikan kegiatan tersebut.

kunjungan industri smk n 1 kutasari

Dari Indosat, kami mampir ke tempat wisata bersejarah…Museum Fatahillah Kota Tua. Di tempat ini, kami serasa kembali ke masa silam di jaman penjajahan. Dimana kota ini masih disebut dengan Batavia. Bangunannya masih asli nan klasik. Sangat kontras dengan gedung tinggi menjulang yang ada di sekitarnya.

kunjungan industri smk n 1 kutasari

Kami melihat benda-benda bersejarah seperti lukisan, arca, kursi tempat duduk seorang raja pada masa itu, senjata yang dipakai pahlawan, dan masih banyak lainnya. Kalo di Indosat kami berwisata industri, maka di sini adalah wisata sejarah. Dengan harapan, rasa nasionalisme siswa semakin terpupuk.

Selanjutnya kami langsung menuju Islamic Center untuk istirahat, makan, dan shalat. Karena kamar VIP, maka kami bisa beristirahat dengan saaangat nyaman. Kasur empuk satu orang satu tempat tidur, TV, AC, dan juga kamar mandi dalam. Tiba-tiba saya teringat mamak, mamak itu pengen banget ke tanah suci. Kalo mamak di sini pasti seneng banget, merasakan tidur di asrama haji meski belum naik haji.

kunjungan industri smk n 1 kutasari

Naaah…hari berikutnya adalah hari yang ditunggu-tunggu, baik oleh siswa maupun guru. Kenapa? Karena objek kunjungan hari terakhir ini adalah Trans Studio dan juga wisata belanja di Cibaduyut Bandung. Udah pernah ke Cibaduyut belum? Kawasan ini terkenal sebagai sentra tas, sepatu, boneka, dan jaket.

Anak-anak langsung semangat, gurunya juga nggak kalah dong…wkwk. Pokoke, yang lagi pusing langsung ilang pusingnya, yang lagi mual langsung energik, yang lagi ngantuk langsung melek, hihiii.

Eiits…tapi tunggu dulu say! Sebelum wisata belanja masih ada satu agenda. Untuk bus 1, kami harus mengunjungi PT. PANDI lebih dulu. Awalnya saya belum tahu komoditi dari perusahaan ini, jujur saya baru pernah dengar nama perusahaannya. Gedungnya pun kecil jika dibandingkan dengan Indosat. Wajar kalo saya sedikit ragu kan? Setelah masuk dan diajak berdiskusi dengan petugas bernama Pak Chairil Afif, saya baru tahu kalo perusahaan ini mengelola domain “.id” yang ada di Indonesia.

Pak Chairil menyampaikan betapa pentingnya memiliki website pribadi di jaman know ^_^. Kemudian beliau sempat bertanya pada siswa, “Adakah di antara kalian yang memiliki blog pribadi?” Anak-anak langsung menjawab serentak: “Bu Menik…!” Hadeeewh.

Pak Chairil menanyakan alamat blog saya menikyunihartini.com, lalu apa komentar beliau? “Kalo .com harganya murah ya Bu, cuma 130 setahun?” Kalo pake .id udh jelas mahal bisa sampe 10 juta setahun”. Ehem, yah, buat saya yang penting konsistensi dalam menulis sih. Pengen juga punya domain .id mungkin cocok buat bisnis kali yaaa.

masjid transtudio

Sampe juga kita di Bandung! Ini adalah penampakan masjid yang ada di depan gedung TransStudio. Megah ya? Sama seperti wagana2 yg ada di dalem TransStudio jg keren2. Dan yg paling ajib adalah Roll Coaster-nya! Berani coba?

transtudio bandung

Saya pun memberanikan diri naik roller coaster sist, busyeeet luar biasa dahsyat! Tikungannya tajem banget, menurun 180 derajat. Dan tahukah Anda bahwa saya duduk paling depan? Maka dari itulah saya merem, wkwk. Jujur saya nggak berani buka mata! Saya tidak merekomendasikan wahana ini untuk pengidap jantung atau darah tinggi yaa, bahaya. Sepertinya ini juga yang terakhir buat saya lah.

transtudio bandung

Masih banyak wahana lain yang saya coba dan menurut saya, trans studio bagus sebagai tujuan wisata bersama anak. Karena anak bisa belajar sambil bermain di sini. Insya Allah wawasan mereka juga bisa bertambah. Misalnya saja wahana Si Bolang. Anak bisa melihat miniatur kebudayaan di seluruh penjuru Indonesia!

***

Setelah puas bermain-main, selanjutnya kami berwisata belanja ke Cibaduyut. Karena badan sudah terlalu letih, maka saya kurang total belanjanya, hehe. Cuma beli sepatu sendal sama bantal duduk. Kalo oleh-oleh jajanannya kan sudah disediakan sama biro busnya. Paling saya nambahin peyem.
.
Well, waktunya pulang ke Kutasari! Saking lelapnya tidur pake bantal duduk, tau tau udah sampe sekolah aja sist! Waktu menunjukkan pukul 04.00, saya langsung ngabari Mas Canggih minta jemput deh.

 

Leave a comment

About the Author

I'am a proud wife, happy teacher, and a craftpreneur...welcome to my blog ^_^

Leave A Response