Manfaat Menangis Untuk Kesehatan

Begitu banyak masalah dalam hidup saya, hingga terkadang ingin menangis. Tapi, buat apa? Masalah tidak akan selesai kalo kita terus menangis kan?

Benar. Masalah tidak akan selesai kalo kita hanya menangis dan terus menangis. Yang harus kita lakukan adalah berfikir menggunakan akal sehat, mencari solusi, lalu menyelesaikannya. Jangan terlalu larut dalam perasaan.

Teorinya memang begitu, saya sangat paham. Tapi, jika hati ini sudah tak kuat menanggung beban, akhirnya pasti menangis, menangis, dan menangis lagi.

Sudah menjadi fitrah, wanita lebih menggunakan perasaannya ketika menghadapi masalah. Sedangkan pria menggunakan akalnya. Itu sebabnya, pria jarang sekali menangis.

Oh, jadi begitu? Jadi, wajar kalau selama ini saya sering menangis dan mengeluh dalam menghadapi masalah?

Sista sayang, yang fitrah itu menangis-nya, itu pun jangan terlalu berlebihan, secukupnya saja. Justru, kita hilangkan kebiasaan mengeluh. Karena mengeluh hanya akan memperburuk suasana.

Oke, oke. Intinya, tidak apa menangis, yang penting jangan berlebihan. Begitu?

Yups. Menangislah untuk mengeluarkan racun dalam tubuh kita.

Hah? Memangnya menangis bisa mengeluarkan racun?

Bisa dong, kalo habis nangis gimana perasaan kamu?

Emm…lega.

Kok bisa?

Nggak tahu.

Jadi gini say, beberapa waktu yang lalu saya baca harian Suara Merdeka. Di situ dikemukakan fakta-fakta tentang menangis.

Fakta pertama. Perempuan menangis sebanyak 47 kali dalam setahun. Sedangkan laki-laki hanya 7 kali setahun.

Fakta ke-2. Saluran air mata laki-laki berukuran lebih kecil, hingga sulit mengeluarkan air mata.

Oooh…pantesan laki-laki jarang nangis ya?

Fakta ke-3. Air mata berfungsi membersihkan dan melumasi mata dari iritasi.

Seorang ahli kimia bernama William Frey mengatakan bahwa ketika seseorang mengeluarkan air mata dari luapan emosional, secara otomatis bisa mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Ini terjadi karena air mata yang dihasilkan dari tipe menangis emosi mengandung 24% protein albumin yang berguna untuk meregulasi sistem metabolisme  tubuh.

Fakta ke-4. Penelitian membuktikan bahwa menangis dapat menurunkan tekanan darah dan denyut jantung, serta membuat respons yang lebih baik terhadap pengobatan.

Berarti, nangis itu bikin sehat ya sist?

Betul, tapi ingat menangis yang dimaksud adalah menangis emosi, bukan nagis alay yah, hihiii.

Fakta ke-5. Air mata yang keluar mengandung hormon prolaktin yang efektif melawan stres.

Faktake-6. Setelah menangis, sistem limbik, otak, dan jantung akan lancar dan membuat lebih baik dan lega.

Jadi ini inih, yang bikin kita lega kalo habis nangis.

Yang terakhir ini bukan fakta ya say, tapi sebuah FENOMENA. Di Cina bagian timur terdapat sebuah kafe kesedihan. Pengunjung rela  membayar mahal sebesar 50 yuan (sekitar 75 ribu) per jam hanya untuk mencurahkan air mata

Di Indonesia ada kafe kaya gini nggak ya ?????

Leave a comment

About the Author

I'am a proud wife, happy teacher, and a craftpreneur...welcome to my blog ^_^

Leave A Response